Ikuti Kami
Lensa Biru

Spesifikasi Motor Listrik Badan Gizi Nasional: Emmo JVX GT & JHV Max Tembus Rp 50 Juta

Sinta Utami | Lensa Biru
Rabu, 08 Apr 2026 15:45 WIB

lensaberita.site – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menyiapkan ribuan unit motor listrik operasional untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan mengandalkan dua model unggulan yakni Emmo JVX GT dan Emmo JHV Max yang dibekali teknologi baterai canggih dan performa tinggi.

Fakta Utama Kendaraan Listrik

Langkah besar diambil oleh pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di sektor pelayanan publik. Ribuan unit motor listrik telah disiapkan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Kendaraan ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol transisi energi ramah lingkungan dalam program strategis nasional.

Dua model utama yang menjadi sorotan adalah Emmo JVX GT, sebuah motor listrik bergaya adventure atau trail, dan Emmo JHV Max, skuter listrik premium untuk mobilitas perkotaan. Keduanya diproduksi oleh brand Emmo dan dipilih untuk menunjang mobilitas Kepala SPPG dalam mendistribusikan serta mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai medan, mulai dari perkotaan hingga area pelosok.

Spesifikasi dan Teknologi: Emmo JVX GT

Sebagai kendaraan yang dirancang untuk segala medan, Emmo JVX GT membawa spesifikasi yang cukup gahar di kelasnya. Motor listrik jenis offroad ini dirancang untuk ketangguhan tanpa emisi.

  • Tenaga Motor Listrik: Dibekali motor penggerak dengan daya mencapai 7.000 W, memberikan torsi instan yang kuat untuk melibas tanjakan atau medan berat.
  • Kapasitas Baterai: Menggunakan baterai 72v 31Ah. Menariknya, sistem ini kompatibel dengan penggunaan dua baterai sekaligus (dual battery) untuk meningkatkan daya tahan.
  • Jarak Tempuh (Range): Dalam satu kali pengisian penuh, Emmo JVX GT mampu menempuh jarak hingga 70 km. Angka ini dinilai ideal untuk mobilitas harian operasional di wilayah tugas SPPG.
  • Waktu Pengisian (Charging Time): Mendukung fitur fast charging. Pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam, sebuah efisiensi penting untuk kendaraan operasional yang memiliki mobilitas tinggi.

Spesifikasi dan Teknologi: Emmo JHV Max

Selain model trail, BGN juga menyiapkan skuter listrik Emmo JHV Max yang lebih difokuskan pada kenyamanan dan efisiensi di jalan raya aspal atau area perkotaan.

  • Performa Kecepatan: Skuter ini mampu dipacu hingga kecepatan maksimal 90 km/jam, menjadikannya salah satu skuter listrik tercepat di kelasnya untuk penggunaan harian.
  • Kapasitas Baterai: Mengusung baterai 72v 30Ah yang juga telah mendukung fitur pengisian daya cepat.
  • Jarak Tempuh: Sama seperti versi trail-nya, Emmo JHV Max memiliki daya jelajah hingga 70 km.
  • Desain: Menonjolkan sisi modernitas dengan lampu LED, panel instrumen digital, dan ergonomi yang nyaman untuk penggunaan durasi lama.
READ  Motor Listrik MBG Viral: Spesifikasi Emmo JVX GT dan Anggaran Rp 2,4 T

Fitur Unggulan dan Efisiensi Energi

Kedua model motor listrik Indonesia ini dilengkapi dengan fitur-fitur modern yang mendukung efisiensi energi. Salah satu keunggulan utamanya adalah baterai yang mudah dilepas (removable battery), memudahkan proses pengisian daya tanpa harus membawa kendaraan ke dekat sumber listrik.

Tak Cuma Motor Trail, Skuter Listrik Rp 48 Jutaan Diduga Jadi Motor SPPG

Sistem pengereman dan manajemen energi pada Emmo JVX GT dan JHV Max juga telah dioptimalkan untuk memastikan keamanan berkendara di berbagai kondisi cuaca. Penggunaan teknologi EV terbaru pada sistem kontroler memastikan penyaluran tenaga dari baterai ke motor listrik berlangsung halus namun tetap responsif.

Kronologi dan Detail Pengadaan

Pengadaan kendaraan listrik ini menjadi viral setelah video ribuan unit motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) beredar di media sosial. Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengonfirmasi bahwa pengadaan ini merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Inaproc milik LKPP, terdapat dua paket besar pengadaan kendaraan roda dua untuk SPPI (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Paket tersebut mencakup wilayah I, II, dan III, serta paket untuk seluruh wilayah Indonesia. Total volume yang tertera dalam sistem mencapai 48.800 unit, meskipun realisasi tahap awal menurut BGN saat ini berada di angka 21.801 unit dari target 25.000 unit.

Harga dan Skema Subsidi

Harga yang dipatok untuk unit-unit ini mencerminkan spesifikasi premium yang ditawarkan. Berdasarkan situs resmi Emmo:

  • Emmo JVX GT dibanderol seharga Rp 56,8 juta.
  • Emmo JHV Max dibanderol seharga Rp 48,8 juta.

Namun, dalam kontrak pengadaan pemerintah melalui metode e-purchasing, tercatat harga satuan motor listrik ini adalah Rp 49,95 juta, angka tersebut sudah termasuk PPN 12 persen. Pengadaan ini dilakukan melalui vendor PT Yasa Artha Trimanunggal. Nilai total proyek ini sangat fantastis, mencapai sekitar Rp 1,22 triliun per paket pengadaan, yang bersumber dari dana APBN.

Pernyataan dan Fakta Penting

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan pentingnya kendaraan ini bagi keberhasilan program nasional. "Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujarnya.

READ  Pajak Mobil Listrik Tak Lagi Rp 0 di 2026, Simak Skema Insentif Barunya

Fakta penting lainnya adalah penggunaan motor listrik ini merupakan instruksi langsung untuk memastikan bahwa program pemerintah sejalan dengan kampanye penggunaan energi ramah lingkungan. Dengan jumlah mencapai puluhan ribu unit, ini merupakan salah satu pengadaan motor listrik terbesar oleh instansi pemerintah di Indonesia dalam satu periode anggaran.

Tak Cuma Motor Trail, Skuter Listrik Rp 48 Jutaan Diduga Jadi Motor SPPG

Dampak ke Industri dan Pasar EV Indonesia

Langkah Badan Gizi Nasional ini diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap ekosistem kendaraan listrik di tanah air.

  1. Adopsi Massal: Pengadaan dalam skala puluhan ribu unit akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap reliabilitas motor listrik.
  2. Efek Domino: Hal ini mendorong produsen lain untuk meningkatkan kualitas dan layanan purna jual mereka guna bersaing di pasar pengadaan pemerintah maupun retail.
  3. Skala Ekonomi: Dengan volume produksi yang besar untuk memenuhi kebutuhan pemerintah, diharapkan harga komponen seperti baterai EV dapat ditekan di masa depan.

Infrastruktur dan Ekosistem

Kehadiran puluhan ribu motor listrik baru ini tentu menuntut kesiapan infrastruktur pengisian daya. Pemerintah melalui PLN terus memperluas jaringan charging station atau SPKLU di berbagai daerah. Namun, karena motor Emmo ini menggunakan sistem baterai mandiri dengan fitur fast charging, pengisian daya dapat dilakukan secara desentralisasi di kantor-kantor SPPG yang tersebar di seluruh kecamatan.

Dukungan pemerintah melalui regulasi dan insentif terus diperkuat untuk memastikan transisi dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik berjalan mulus, tidak hanya di level birokrasi tetapi juga hingga ke masyarakat akar rumput.

Konteks Tambahan: Menuju Net Zero Emission

Penggunaan motor listrik oleh Badan Gizi Nasional merupakan bagian dari peta jalan besar Indonesia menuju Net Zero Emission pada tahun 2060. Peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil ke tenaga listrik di sektor pelayanan publik diharapkan dapat mengurangi emisi karbon secara signifikan.

Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas nasional kini tidak hanya fokus pada kesehatan masyarakat, tetapi juga pada kesehatan lingkungan melalui penggunaan teknologi energi ramah lingkungan. Dengan jarak tempuh motor listrik yang semakin kompetitif dan harga yang mulai terjangkau bagi skala industri, masa depan transportasi Indonesia dipastikan akan semakin hijau.

Tentang Penulis
Sinta Utami
Sinta Utami