Ikuti Kami
Lensa Biru

Mobil Super Mewah BYD Yangwang Terdaftar di Indonesia, NJKB Rp 1,5 Miliar

Suhendra Permana | Lensa Biru
Jumat, 24 Apr 2026 17:36 WIB

lensaberita.site – Merek mobil listrik super mewah milik BYD, Yangwang, resmi terdaftar dalam dokumen regulasi pemerintah Indonesia dengan nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) mulai dari Rp 1,5 miliar. Kehadiran brand premium asal Shenzhen ini diprediksi akan mengacak-acak pasar mobil mewah tanah air yang selama ini didominasi oleh pabrikan Eropa.

Fakta Utama Kendaraan

Lini produk Yangwang, yang merupakan sub-brand kasta tertinggi dari BYD, terpantau telah masuk dalam lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2026. Dalam dokumen mengenai Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor tersebut, muncul kode kendaraan SGH-AWD-30 yang merujuk pada salah satu model Yangwang.

Berdasarkan data tersebut, mobil ini dipastikan mengusung sistem penggerak empat roda atau 4×4 (AWD). Meski nama model spesifiknya belum dicantumkan secara eksplisit, Yangwang secara global saat ini telah memiliki empat model utama, yakni sedan U7, SUV bongsor U8, varian U8L, dan supercar U9. Pendaftaran ini menjadi sinyal kuat bahwa BYD Motor Indonesia tengah mempersiapkan peluncuran resmi salah satu model flagship mereka dalam waktu dekat.

Spesifikasi dan Fitur Unggulan

Sebagai brand "halo" dari BYD, Yangwang membawa teknologi yang melampaui standar mobil listrik konvensional. Salah satu teknologi kunci yang diusung adalah Platform e4, sebuah sistem penggerak empat motor independen yang memungkinkan kontrol torsi pada setiap roda secara presisi.

Yangwang U8 (SUV Mewah):

  • Kemampuan Tank Turn: Berkat empat motor listrik, mobil ini bisa berputar 359 derajat di tempat.
  • Floating Mode: Memiliki kemampuan mengambang di air dalam kondisi darurat. Versi Premium mampu menyelam hingga kedalaman 1.000 mm, sementara versi Off-road Master mencapai 1.400 mm dengan mengaktifkan Wading Mode.
  • Tenaga: Menghasilkan tenaga gabungan yang sangat masif untuk ukuran SUV besar.

Yangwang U9 (Supercar):

  • Performa: Dibekali empat motor listrik dengan total tenaga mencapai 1.287 daya kuda dan torsi puncak 1.680 Nm.
  • Akselerasi: Mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 2,36 detik.
  • Teknologi DiSus-X: Sistem suspensi canggih yang memungkinkan mobil untuk "melompat", "menari", bahkan tetap melaju dengan stabil meski hanya menggunakan tiga roda.
  • Kecepatan: Motor listriknya mampu berputar hingga 21.000 rpm, menjadikannya salah satu yang tercepat di kelasnya.
READ  Viral Suzuki XL7 Dinas DKI Pakai Pelat Palsu ke Puncak, Ini Kata Pemprov

Kronologi dan Detail Peluncuran di Indonesia

Langkah BYD mendaftarkan Yangwang di Indonesia bukanlah hal yang mengejutkan bagi para pengamat otomotif. Pabrikan ini telah melakukan rangkaian "tes pasar" dan unjuk teknologi secara konsisten dalam dua tahun terakhir.

Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, BYD pertama kali memamerkan Yangwang U8. Saat itu, demonstrasi fitur tank turn menjadi pusat perhatian pengunjung dan media. BYD menegaskan bahwa kehadiran unit tersebut bertujuan untuk memperkenalkan Teknologi e4 kepada publik Indonesia.

Berlanjut ke GIIAS 2025, BYD kembali memboyong unit prestisius lainnya, yakni supercar Yangwang U9. Di lantai pameran, Yangwang U9 memamerkan kemampuan suspensi DiSus-X yang bisa membuat mobil bergerak secara ritmis atau "menari". Kehadiran unit-unit ini di pameran otomotif terbesar di Indonesia merupakan strategi branding untuk memposisikan BYD bukan sekadar produsen mobil listrik massal, melainkan pemimpin inovasi teknologi otomotif global.

Mobil Super Mewah BYD Terdaftar di Indonesia, Segini Nilai Jualnya

Harga dan Varian

Berdasarkan data Permendagri, nilai jual (NJKB) untuk model Yangwang dengan kode SGH-AWD-30 tercatat sebesar Rp 1,508 miliar. Sementara itu, Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (DP PKB) ditetapkan sebesar Rp 1.583.400.000.

Penting untuk dicatat bahwa angka NJKB bukanlah harga jual resmi atau harga On The Road (OTR) yang akan diterima konsumen. Harga akhir biasanya akan lebih tinggi karena mencakup:

  1. Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
  2. Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) – meski untuk EV seringkali mendapat insentif.
  3. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).
  4. Margin diler dan biaya pengiriman.

Namun, berkaca pada strategi harga BYD Atto 3 sebelumnya, ada kemungkinan BYD memberikan kejutan harga yang sangat kompetitif. Jika melihat posisi Yangwang sebagai rival Mercedes-Benz G-Class atau Porsche Taycan, harga di atas Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar masih dianggap sangat masuk akal untuk spesifikasi yang ditawarkan.

READ  BYD Guncang Pasar Jepang: Penjualan Naik 91 Persen, Siapkan Mobil Listrik Murah Rp 200 Jutaan

Pernyataan dan Fakta Penting

Dalam berbagai kesempatan di ajang GIIAS, perwakilan BYD menyatakan bahwa lini produk Yangwang adalah representasi dari puncak pencapaian riset dan pengembangan mereka. Penggunaan sistem penggerak empat motor independen adalah pembeda utama yang tidak dimiliki oleh kompetitor di kelasnya.

Data resmi menunjukkan bahwa Yangwang U9 bahkan mampu menyelesaikan lintasan drag race sepanjang 400 meter hanya dalam waktu 9,78 detik. Fakta teknis ini menempatkan produk BYD sejajar dengan jajaran hypercar dunia yang menggunakan mesin pembakaran internal (ICE).

Dampak ke Pasar Otomotif Indonesia

Masuknya Yangwang ke pasar Indonesia akan memberikan dampak signifikan pada beberapa aspek:

  1. Re-definisi Segmen Mewah: Konsumen mobil mewah di Jakarta dan kota besar lainnya kini memiliki alternatif selain brand Jerman atau Italia. Yangwang menawarkan nilai jual berupa teknologi futuristik yang tidak ditemukan di mobil konvensional.
  2. Kompetisi Teknologi: Kehadiran fitur seperti tank turn dan kemampuan mengambang akan memaksa brand lain untuk mempercepat inovasi mereka di pasar lokal.
  3. Citra Brand Tiongkok: Kehadiran mobil seharga miliaran rupiah dengan teknologi mutakhir akan menghapus stigma negatif terhadap kualitas mobil buatan Tiongkok di mata masyarakat Indonesia.

Konteks Tambahan

BYD saat ini memegang status sebagai produsen kendaraan listrik (EV) terbesar di dunia. Di Indonesia, mereka telah memulai penetrasi pasar dengan model-model seperti Dolphin, Atto 3, Seal, dan M6.

Strategi membawa Yangwang menunjukkan bahwa Indonesia dianggap sebagai pasar yang sangat potensial untuk kendaraan premium. Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan meningkatnya jumlah individu kaya baru (HNWI) yang mulai melirik gaya hidup berkelanjutan, mobil listrik super mewah seperti Yangwang U8 atau U9 diprediksi akan menjadi simbol status baru di jalanan tanah air.

Pendaftaran di Permendagri ini biasanya menjadi tahap akhir sebelum sebuah unit kendaraan resmi dijual secara massal. Publik kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari BYD Motor Indonesia mengenai tanggal peluncuran dan harga resmi untuk pasar domestik.

Tentang Penulis
Suhendra Permana
Suhendra Permana