Ikuti Kami
Lensa Biru

Langka! Yamaha Glide 2-Tak CBU Taiwan Dijual di Medan, Harga Gelap?

Surya Amien | Lensa Biru
Selasa, 21 Apr 2026 14:35 WIB

lensaberita.site – Dealer utama Yamaha Alfa Scorpii Medan secara mengejutkan mengumumkan bakal melepas unit koleksi langka mereka, Yamaha Glide, sebuah skutik bermesin 2-tak 100cc berstatus CBU Taiwan yang kini menjadi incaran kolektor kelas kakap. Motor matic yang selama ini hanya menjadi penghuni "museum" pribadi dealer tersebut kini berstatus dijual dengan sistem penawaran harga terbaik bagi peminat serius.

Fakta Utama Kendaraan

Yamaha Glide merupakan salah satu permata tersembunyi dalam sejarah industri roda dua di Indonesia. Berbeda dengan lini produk massal seperti Yamaha Mio atau Yamaha Freego, motor ini menyandang status sebagai unit CBU (Completely Built Up) yang didatangkan langsung dari Taiwan.

Sebagai motor matic, Yamaha Glide mengusung teknologi mesin 2-tak yang kini sudah sangat jarang ditemukan dalam kondisi prima. Keberadaannya di main dealer Yamaha Alfa Scorpii, Medan, Sumatra Utara, menjadi magnet bagi para pecinta motor retro dan kolektor yang mencari eksklusivitas. Saat ini, hanya tersedia satu unit yang siap dilepas ke tangan konsumen dari total dua unit koleksi yang dimiliki dealer tersebut.

Spesifikasi dan Performa

Dapur pacu Yamaha Glide dibekali dengan mesin berkapasitas 100cc dengan siklus pembakaran 2-tak. Karakter mesin ini dikenal memiliki akselerasi yang responsif dan suara knalpot yang khas, berbeda jauh dengan karakter skutik 4-tak modern yang lebih halus.

Meskipun data teknis mendetail mengenai tenaga kuda dan torsi puncaknya sangat terbatas karena statusnya sebagai produk impor non-reguler, Yamaha Glide dipastikan menggunakan sistem transmisi otomatis yang menjadi cikal bakal kepopuleran skutik di Asia Timur sebelum akhirnya meledak di pasar Indonesia. Penggunaan mesin 100cc pada bodi yang kompak memberikan rasio tenaga terhadap bobot yang cukup impresif untuk penggunaan dalam kota.

Fitur Unggulan dan Desain

Secara visual, Yamaha Glide membawa kita kembali ke era keemasan skutik Taiwan akhir tahun 90-an hingga awal 2000-an. Berikut adalah beberapa poin keunggulan desain dan fiturnya:

  • Desain Membulat (Rounded Design): Bodinya memiliki garis desain yang cenderung melengkung dan membulat, memberikan kesan retro-futuristik yang ikonik.
  • Dimensi Kompak: Ukurannya yang ringkas membuatnya sangat lincah untuk bermanuver, sebuah ciri khas motor perkotaan (urban scooter).
  • Aura Klasik: Penggunaan lampu utama dan lampu sein yang menyatu dengan bodi memberikan identitas kuat sebagai motor era transisi milenium.
  • Kualitas Build Quality: Sebagai produk CBU, kualitas material plastik dan perakitan motor ini dinilai lebih solid dibandingkan standar motor lokal pada zamannya.
READ  Bukan 70 Ribu Unit, Ini Fakta Pengadaan 21.801 Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis

Kronologi dan Detail Penjualan

Keputusan untuk menjual unit koleksi ini bermula dari kehadiran unit tersebut di main dealer Yamaha Alfa Scorpii di Medan. Selama bertahun-tahun, motor ini hanya menjadi pajangan dan bagian dari sejarah panjang dealer tersebut dalam mengawal brand Yamaha di wilayah Sumatra Utara.

Momentum ini menjadi langka karena pihak dealer jarang sekali melepas unit koleksi "pajangan" mereka ke publik. Penjualan ini dikonfirmasi langsung oleh petinggi dealer saat ditemui dalam sebuah acara di Samosir, yang menegaskan bahwa status motor ini kini "open for bid" atau terbuka untuk ditawar oleh siapa saja yang memahami nilai historisnya.

Harga dan Varian

Berbicara mengenai harga, Yamaha Glide tidak memiliki patokan harga pasar (market price) yang pasti. Hal ini dikarenakan unitnya yang sangat sedikit di Indonesia, bahkan mungkin bisa dihitung dengan jari.

Pihak Yamaha Alfa Scorpii memberikan kode keras bahwa motor ini tidak akan dilepas dengan harga murah. Sebagai gambaran, beberapa waktu lalu unit ini pernah ditawar oleh seorang kolektor dengan angka Rp 20 juta, namun tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak dealer.

Saat ini, strategi penjualannya adalah calon pembeli dipersilakan mengajukan penawaran harga sendiri. Jika angka yang diajukan dianggap sesuai dengan nilai kelangkaan dan kondisi unit, maka transaksi bisa dilakukan. Ini menjadikan Yamaha Glide sebagai motor dengan "harga gelap" yang nilainya ditentukan oleh hobi dan kepuasan kolektor.

Pernyataan Resmi Pihak Dealer

General Manager Marketing PT Alfa Scorpii, Joni Lie, memberikan pernyataan singkat namun tegas mengenai status motor langka ini. Ia mengonfirmasi bahwa dari dua unit yang ada, satu unit siap berpindah tangan.

READ  Update Harga Honda Scoopy dan Yamaha Fazzio Mei 2026: Skutik Retro Paling Laris Mulai Rp 22 Jutaan

"Iya. Nah itu (Yamaha Glide) ada dua unit. Kalau misalnya mau, boleh. Kita jual satu unit," ujar Joni Lie.

Terkait mekanisme harga, Joni tidak mematok angka pasti di depan publik. "Diajuin aja (harganya). Diajuin aja," tegasnya, memberikan tantangan bagi para kolektor untuk menunjukkan keseriusan mereka melalui angka penawaran.

Dampak ke Pasar Motor dan Kolektor

Langkah Yamaha Alfa Scorpii melepas Yamaha Glide ini diprediksi akan memicu gairah di pasar motor bekas kategori hobi. Saat ini, tren motor 2-tak di Indonesia sedang berada di puncaknya, di mana motor-motor seperti Yamaha F1ZR, RX-King, hingga skutik langka seperti ini mengalami kenaikan nilai investasi yang signifikan.

Kehadiran Yamaha Glide di pasar akan menjadi pembanding bagi skutik-skutik langka lainnya. Persaingan di segmen motor koleksi tidak lagi didasarkan pada fitur teknologi terbaru, melainkan pada orisinalitas, kelangkaan, dan cerita di balik motor tersebut.

Konteks Tambahan: Tren Motor 2-Tak di Indonesia

Fenomena "goreng harga" atau meroketnya harga motor 2-tak di Indonesia bukanlah hal baru. Masyarakat Indonesia memiliki ikatan emosional yang kuat dengan mesin 2-tak karena performanya yang bertenaga. Di tengah gempuran motor listrik dan skutik 4-tak yang semakin irit, motor seperti Yamaha Glide menawarkan sensasi berkendara yang berbeda dan nilai prestise tersendiri.

Posisi brand Yamaha sebagai pemimpin pasar di segmen motor hobi semakin diperkuat dengan adanya unit-unit CBU seperti ini. Bagi pengguna harian, motor ini mungkin tidak praktis karena ketersediaan suku cadang yang sulit, namun bagi kolektor, itulah letak seninya. Memiliki motor yang tidak dimiliki orang lain adalah kasta tertinggi dalam dunia otomotif roda dua.

Bagi Anda yang tertarik, bersiaplah merogoh kocek dalam-dalam, karena angka di atas Rp 20 juta tampaknya menjadi syarat minimal untuk sekadar membuka pembicaraan dengan pihak dealer. Apakah Anda salah satu yang berani menawar motor matic 2-tak langka ini?

Tentang Penulis
Surya Amien
Surya Amien