Ikuti Kami
Lensa Biru

Harta Karun! Yamaha F1ZR NOS Ditemukan di Dealer Resmi, Jadi Buruan Kolektor

Surya Amien | Lensa Biru
Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

lensaberita.site – Sebuah unit Yamaha F1ZR dengan kondisi New Old Stock (NOS) ditemukan di salah satu dealer resmi Yamaha di wilayah Sumatera, memicu gairah para kolektor motor bebek 2-tak di seluruh Indonesia. Motor legendaris yang masih dalam kondisi nol kilometer ini menjadi bukti sejarah kejayaan mesin 2-tak Yamaha yang kini harganya terus meroket di pasar hobi.

Fakta Utama Kendaraan

Dunia otomotif roda dua Indonesia dihebohkan dengan penampakan satu unit Yamaha F1ZR berwarna biru yang masih terparkir manis di dalam dealer. Motor ini bukan hasil restorasi, melainkan unit New Old Stock (NOS), yang artinya motor ini benar-benar baru dan belum pernah berpindah tangan ke konsumen sejak diproduksi belasan tahun silam.

Unit langka ini berada di bawah naungan PT Alfa Scorpii, yang merupakan Main Dealer Yamaha untuk wilayah Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, dan Aceh. Keberadaan motor bebek sport ini di salah satu cabang di Kota Medan menjadi magnet bagi para antusias motor tua yang ingin bernostalgia dengan masa kejayaan bebek kencang di era 90-an hingga awal 2000-an.

Spesifikasi dan Performa Mesin 2-Tak Legendaris

Meskipun secara teknologi sudah tertinggal oleh era injeksi dan motor listrik, spesifikasi Yamaha F1ZR tetap mengagumkan bagi para pecintanya. Motor ini mengusung mesin satu silinder 2-tak berkapasitas 110,4 cc.

Dapur pacu ini memiliki konfigurasi square dengan ukuran bore x stroke di angka 52,0 x 52,0 mm serta rasio kompresi 7,1:1. Untuk sistem pengabutan bahan bakar, Yamaha masih mengandalkan karburator Mikuni (VM 20 X 1) yang dikenal mudah untuk diatur (setting) guna mendapatkan performa maksimal.

Di atas kertas, performa Yamaha F1ZR tidak bisa dipandang sebelah mata:

  • Tenaga Maksimal: 11,8 Hp pada 7.500 RPM
  • Torsi Maksimal: 10,7 Nm pada 6.500 RPM
  • Transmisi: Manual 4 percepatan
  • Berat Kosong: Hanya 95 kilogram

Kombinasi tenaga yang responsif khas mesin 2-tak dengan bobot yang sangat ringan membuat motor ini memiliki power-to-weight ratio yang sangat baik, menjadikannya sangat lincah untuk penggunaan harian maupun balap di masanya.

READ  Triumph Tracker 400 Resmi Meluncur, Moge Murah Rp 40 Jutaan Penantang RE

Fitur Unggulan dan Desain Ikonik

Yamaha F1ZR dikenal sebagai pionir motor bebek dengan desain sporty yang agresif. Garis bodinya yang meruncing dari depan hingga ke belakang memberikan kesan aerodinamis yang kental, sebuah bahasa desain yang melampaui zamannya saat pertama kali diperkenalkan.

Salah satu fitur yang paling diingat dari seri ini adalah penggunaan sistem pendingin udara yang dibantu oleh kipas di sisi kanan mesin (YPCS – Yamaha Power Cooling System), yang memastikan suhu mesin tetap terjaga meski digeber pada kecepatan tinggi. Selain itu, desain velg palang (cast wheel) yang ikonik pada varian tertentu serta knalpot dengan suara garing yang khas menjadi daya tarik utama yang sulit digantikan oleh motor modern.

Yamaha F1ZR 'NOS' Masih Ada di Dealer Resmi Ini

Detail Kondisi Unit di Dealer Medan

Kondisi unit yang ditemukan di dealer PT Alfa Scorpii ini benar-benar istimewa. Berdasarkan pantauan di lokasi, jarak tempuh atau odometer motor ini baru menunjukkan angka 2,3 kilometer. Angka tersebut kemungkinan besar berasal dari pengujian internal pabrik atau perpindahan unit dalam gudang, yang menegaskan bahwa motor ini memang belum pernah mengaspal di jalan raya secara resmi.

Seluruh komponen motor, mulai dari cat bodi, stiker striping, jok, hingga baut-baut terkecil, masih dalam kondisi orisinal pabrik. Tidak ada tanda-tanda penuaan atau karat yang berarti, menunjukkan bahwa unit ini dirawat dengan sangat baik sebagai bagian dari sejarah perusahaan.

Harga dan Status Kepemilikan

Mengingat popularitas Yamaha F1ZR yang sedang naik daun di kalangan kolektor, banyak pihak yang mencoba menawar unit ini dengan harga fantastis. Di pasar motor bekas, unit F1ZR hasil restorasi saja bisa menembus angka puluhan juta rupiah, apalagi untuk unit dengan status NOS seperti ini yang harganya bisa menjadi "gelap" atau tidak terbatas.

Namun, bagi para pemburu motor antik harus gigit jari. Pihak PT Alfa Scorpii menegaskan bahwa unit tersebut tidak dijual untuk umum. General Manager Marketing PT Alfa Scorpii, Joni Lie, menyatakan bahwa motor tersebut adalah koleksi pribadi perusahaan.

READ  Yamaha RX-King Masih Dijual di Dealer Resmi, Harganya Tembus Rp 85 Juta!

"Iya, itu koleksi. Force 1 ZR yang itu sama sekali masih baru. Bos nggak mau jual," tegas Joni Lie saat memberikan keterangan di Samosir, Sumatera Utara.

Dampak ke Pasar Motor Bebek 2-Tak

Penemuan unit NOS di dealer resmi ini diprediksi akan semakin meningkatkan nilai investasi dan harga pasar Yamaha F1ZR di Indonesia. Tren motor "gorengan" atau motor hobi yang harganya melambung tinggi memang sedang melanda tanah air, terutama untuk model-model ikonik seperti F1ZR, RX-King, dan Yamaha 125Z.

Keberadaan unit ini menjadi standar referensi bagi para kolektor dan bengkel restorasi untuk melihat bagaimana detail orisinal sebuah F1ZR saat keluar dari pabrik. Hal ini juga membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap motor bebek 2-tak tetap tinggi meskipun regulasi emisi semakin ketat.

Konteks Sejarah dan Relevansi Tren

Yamaha F1ZR pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997 sebagai penerus dari generasi Force 1, Alfa, dan F1Z. Motor ini menjadi saksi bisu perkembangan industri otomotif Indonesia, di mana motor bebek menjadi raja jalanan sebelum akhirnya digeser oleh dominasi skutik.

Saat ini, memiliki Yamaha F1ZR bukan lagi sekadar tentang kebutuhan transportasi, melainkan tentang gaya hidup dan kebanggaan akan sebuah mahakarya mekanis. Bagi banyak orang, suara mesin 2-tak dan aroma oli samping adalah bentuk nostalgia yang tidak bisa dibeli dengan teknologi motor listrik terbaru sekalipun.

Dengan statusnya yang tidak dijual, unit F1ZR di Medan ini akan tetap menjadi "legenda hidup" yang menghuni dealer Yamaha, mengingatkan setiap pengunjung tentang masa-masa keemasan motor bebek sport di Indonesia. Bagi Anda yang ingin memilikinya, nampaknya harus puas dengan mencari unit bekas di pasar daring dan melakukan restorasi total untuk mendekati kondisi NOS yang langka ini.

Tentang Penulis
Surya Amien
Surya Amien